Trilogi : Pengalaman Pribadi (Pertama!) Bikin Blog
Bagian Satu : Kenapa Bikin Blog?
Pendahuluan
Tulisan berikut adalah semacam jawaban (atau sekedar ngeles..) atas sejumlah pertanyaan yang diajukan teman-teman sepermainan kalo lagi main layang-layang di pinggir pantai, rekan-rekan sesama guru baik di lingkungan madrasah tempat saya bekerja maupun rekan-rekan sesama guru dan sebagian siswa tentang hobi baru saya bikin blog.
Kebanyakan nanya: kenapa harus bikin blog? gimana sih caranya bikin blog? Eh bikin supaya gini gitu tuh gimana caranya sih? Susah nggak ya bikin blog itu? dst… Untuk pertanyaan pertama saya tentu saja bisa menjawab dan harus menjawab karena ini terkait dengan tanggung jawab moral dan kejelasan tujuan pembuatan blog kita. Agar orang lain tidak salah sangka dan memberikan label tertentu yang kurang baik. Lho banyak kan blog yang niatnya gak baik dan hanya menjadi ajang pamer serta tujuan untuk mempopulerkan diri dengan cara dan maksud yang negatif? Adapun pertanyaan kedua dan seterusnya tidak berhak saya jawab karena ilmu saya masih belum nyampe ke sana.
Saya hanya bisa menjawab pertanyaan : Kenapa harus bikin blog? Jawabannya simpel aja… yakni oleh karena saya dinyatakan lulus sertifikasi guru madrasah di bidang TIK (tapi mohon dicatat: masih belum terima TUNJANGAN PROFESI) maka saya harus memiliki keterampilan dalam bidang atau mata pelajaran yang saya ajarkan. Blog meski tidak (atau belum sih tepatnya!) tercantum dalam kurikulum TIK SMA dan Madrasah Aliyah namun merupakan fenomena terkini dunia internet. Zaman saya kuliah dulu S1 dulu (1995-2001an) paling top cuma chatting via mIRC atau kalo mau lebih eye catching ya via Yahoo Messenger. Yang punya situs pribadi agak langka apalagi untuk kelas mahasiswa, jauh banget deh…. Nah sekarang mungkin anak SD pun kalo dia udah jago surfing, melek iptek dan jago bahasa Inggris, mungkin saja bisa bikin blog. Siapa tau isinya malah gak kalah sama yang digarap oleh orang dewasa (tapi saya alhamdulillah sampe sekarang belum nemu blog milik anak SD sih…)
Blog, friendster, facebook, youtube, photobucket dan sejenisnya belum diungkap secara detil oleh kurikulum nasional kita. Tapi saya kira wajar saja karena kurikulum sekarang kan udah KTSP artinya sekolah masing-masing dituntut untuk berkreasi dan menonjolkan karakteristik sekolahnya masing-masing melalui silabus, materi, RPP dan dokumen administratif lainnya. Kurikulum nasional hanya memberikan patokan yang sifatnya mendasar.
Seperti pengalaman saya mengajar TIK. Berhubung kemampuan madrasah kami tidak sekuat sekolah-sekolah lain yang jauh lebih kaya, maka kami hanya mampu beli sejumlah komputer bekas pentium 3 yang kemampuannya hanya bisa menampilkan sistem operasi Windows ME dan software yang kompatibel dengan sistem operasi bersangkutan. Printer gak punya, jaringan LAN gak punya, apalagi internet… Kadang-kadang karena usia komputer nya memang sudah uzur apalagi listrik di madrasah kami juga gak kuat karena tidak mampu menambah daya disebabkan keterbatasan dana, akhirnya ada satu dua tiga empat (pokoknya banyak lah!) yang ‘tewas’. Udah berusaha dikanibal oleh guru TIK nya sampai dijampi-jampi dengan air doa, tetap juga gak mempan. Untuk menyikapi kondisi tersebut kami akhirnya mengalihkan materi yang terkait dengan praktek komputer ke materi tentang handphone, dengan pertimbangan masih sama-sama terkait dengan dunia TIK. Kalo toh harus berurusan dengan materi komputer diusahakan hanya sebatas materi teoritik saja dan yang bersifat pengembangan wawasan, sekedar tau informasi terkini dan yang jelas bukan praktek.
Jadi sekali lagi kalo ditanya kenapa saya bikin blog, jawabannya cuma satu: pengen belajar agar bisa mengajar. Seorang guru yang profesional dan berdedikasi penuh pada pekerjaannya harus nya selalu mengupdate pengetahuan, wawasan dan keterampilan nya, terutama di bidang yang menjadi wilayah tanggung jawab profesi keguruannya. Makanya saya gak malu untuk bikin blog yang sesungguhnya isinya ini masih sangat malu-maluin. Tapi biarlah para pengunjung mungkin akan sangat memaklumi keterbatasan saya dalam nulis dan mendandani / mendesain blog. Yang penting niat awalnya insya Allah lurus, tidak bengkok, tidak untuk kepentingan pemilu 2009, hehehehehe…..







Salam kenal, dari guru kampung. Blognya bagus. Semangat!
Salam… blog sampeyan oke. Saya Taufik dari MAN 2 Banjarmasin, blog sampeyan dah saya link, bisa tukar menukar informasi melalui blog. Titip salam tuk guru2 MAN Kotabaru, wabil khusus “kawan angkatan 98″ Yuliansyah Annur, kapan jd blogger??
http://taufik79.wordpress.com
Hanya memberi saran, boleh juga tuh cerita pengalaman dan perjuangan hidupmu di jadikan buku bak trilogi karya Andreas Hirata. Bedanya adalah seorang penutur, yakni seorang guru yang langsung menceritakan kisah petualangannya dalam proses belajar mengajar di ‘kota terpencil.’
Salam kenal Bung Zainal,
This is a nice blog. Please keep it update! Thank you for linking my blog address as well in your site. Hope that this is gonna be a good start to share more later.
Best regards,